REVOLT! Tersirat Kata slogan perlawanan dari otak dan pikiran-pikiran jengah Revolters Kaltim. Memang minggu ini kami belum bisa berkumpul bersama (Ngampar) Revolters Canggih dari berbagai kolektif yang ada di Kaltim (Samarinda dan Balikpapan), adapun kolektif-kolektif dari Kaltim; Liberation Youth Movement Kaltim, LY Balikpapan, Libyouth Tanjung Redeb, Commanders Society, Generasi Hitam Putih, PAKTAM (pasukan Kubur HITAM), HC Samarinda, dan Liberation Movement (Limov).
Ketika Sore yang Cerah Untuk jiwa yang Melawan menjelang, Selasa 20 Ramadhan 1428 H, atau bertepatan dengan tanggal 02 Oktober 2007 M, Revolters Kaltim Secara serentak melakukan ‘ngabuburit’ versi Revolters kami, yang Anti biasa, Ideologis, Ringan namun tetap melawan! Tetapi, Ada beberapa revolters yang harus menyelesaikan Tugas dari salah satu Parpol Islam Ideologis, diantaranya; Menjadi Pemateri di Radio (Global FM), dan Silaturrahim Ke Lembaga Internal Kampus. Ada juga Juga Revolter yang Sibuk menyiapkan Maisyah Untuk Nanti malam (Ada Revolters Kaltim yang langsung terjun Menjadi P.K.L, sebagai wujud Observasi terhadap Fenomena Pedagang Kaki Lima di Samarinda, sekaligus mencari tambahan Doku, kerenz euy). Setelah semua Rampung, kami melakukan Patroli di Pusat-pusat Keramaian Kota Tepian, sebagai salah satu bahan Perbincangan yang akan kami angkat di Acara Ngampar nanti.
Setelah iftor (Berbuka Shaum) Bersama, dan After Shalat Tarawih (Sekitar Pukul 20.00 WITA), para Revolter Canggih secara bersama menyiapkan peralatan dan perlengkapan Pra Ngampar, Seperti; Alas duduk, Makanan Ringan, dan keperluan lainnya yang dianggap penting namun tidak mengikat.
Bertempat di Jalan DR. Soetomo Samarinda (Salah satu Jalur Utama di kota Samarinda), tepatnya di sekitar PKL Setempat, dan berdasarkan kesepakatan awal, maka telah berkumpul Revolters dari berbagai Kolektif canggih. Mereka diantaranya dari LY Movement Kaltim, The COMMANDERS Society, Generasi Hitam Putih, HC Samarinda dan Pasukan KUBUR Hitam. Sementara Perwakilan dari Kolektif Liberation Youth Balikpapan (Si Pemburu Hantu) Berhalangan Untuk Hadir, karena Harus Menghadiri Acara Di Kota Jatim, Beliau adalah Mantan Revolters LY Jombang yang “dideportasi’ karena masalah Pekerjaan, Salute For Him! Sedangkan Kolektif dari LIMOV (Saudin cs), juga tidak bisa datang di acara bulanan kami, dikarenakan ada misi Khusus & agenda yang harus di selesaikan secepatnya. Begitu juga dengan ketidakhadiran Para Revolters lainnya, yang tidak bisa hadir dikarenakan Agenda penting yang bersamaan. Untukmu Sekuntum Bunga Revolusi dari kami, bagi Kawan-kawan kami yang tetap berjuang walau tidak bisa hadir bersama kami malam itu, akan selalu kami kabarkan berita revolusi kepada Kalian. Salam Revolusi Kawan!
Obrolan ringan dan sedikit tawa riang mewarnai pengantar ngampar malam itu. Ada beberapa revolters yang coba menceritakan pengalamannya selama seminggu, ada juga yang menceritakan Unique Experiences saat menjadi Pemateri di Radio sore itu. Ada juga kisah Pengalaman bertemu dengan kolektif-kolektif aneh di kaltim, cerita sedih, suka plus duka ikut menghiasi Indahnya Percumbuan kami malam itu, beberapa revolters yang lain ada yang mencoba merespon dan memberikan Solusi Revolusioner berkaitan dengan masalah yang diangkat, ada juga yang memberikan solusi Gokil ala Preman, ada yang serius, dsb. Semuanya tumpah ruah di dalam kehangatan malam nan Ideologis tersebut. tak ada yang istimewa di antara kami, dan kami bukanlah orang istimewa dimata penguasa, tapi kami selalu membawa kabar neraka untuk mereka, tidak ada satu pun yang bisa mengistimewakan kami kecuali Tuhan kami Sang Pencipta.
Di tengah suasana Sorak sorai Kuda bermesin, Ramainya para Pengamen Jalanan dan PKL di Sekitar Kami, maka dibukalah acara ngampar malam itu oleh Panglima Lazuardi. acara diformat sedemikian rupa oleh Panglima, sehingga Tampak ideologis, semi formal, dan menarik. Acara diiringi serta oleh musik dan lagu-lagu perlawanan (dari Rock, Music SKA, Sampai ‘Jingle RISE’ dari Aksi Keras Kepala ‘07 di Senayan nenerapa waktu yang lalu) dari Ponsel Mutakhir Panglima. Wow! Semakin menyala lah Api semangat perjuangan Kami.
Diskkusi telah berjalan laksana pacuan kuda. Semakin lama, diskusi semakin panas, serieus, ideologis, santai tapi tetap bernilai. Hmm, tak henti-hentinya seorang revolter menghisap Filter Rokok, katanya agar bisa berpikir lebih jernih dan cemerlang, it’s Okayz! Sebotol besar minuman pelepas dahaga juga terus menemani kami di sela-sela diskusi lintas pemikiran.
Berbagai permasalahan coba disuguhkan dari A hingga Z. ada yang mencoba menggagas permasalahan mengenai kaitan Aturan Islam dan Pemikiran Islam, Uslub-uslub Opini berdasarkan Contoh Nabi SAW, Strategi dan Paradigma berfikir Revolters ketika menghadapi masalah, Pergolakan Pemikiran di tanah Borneo, dsb. Ada juga yang mengangkat Teori tentang Pemikiran-pemikiran Tokoh Dunia, All In One di satu Tempat, Super Surprise Dude!
Kajian Jalanan tersebut dihadiri oleh Penggawa Minor Trisula, Jendas Perang, MR Darman, Badwith Virtual, IN51GHT Man, dan Satu New Revolter; Arizona Key. Satu Jam setengah setelah diskusi berjalan, MR Darman memberikan Tawaran kepada kami, agar acara break sesaat, dengan alasan ada beberapa revolters yang belum makan berat ba’da Shaum tadi siang. Beberapa revolters menolak tawaran tersebut dikarenakan terkendali dengan masalah finansial alias kantong kering ketika harus Makan Bareng. Tanpa diduga, MR Darman (Kolektif dari GENERASI Hitam Putih) memberi tawaran makan gratis dan siap menanggung semua biaya makan bareng (Mabar) nanti. Sontak seluruh Revolters Berteriak nyaring tanda menerima tawaran dari MR Darman. Beberapa orang di sekitar tampak memandang heran ke arah kami, tampang cool kami tebarkan ke sekitar kami ngampar. Yupz, Unik Juga,.
Mantapz! Kajian Ilmu dan Pemikiran didapat, Hajatul Uduyyah juga terpenuhi. Setelah melepas lapar dan dahaga di Warung Terdekat, Aktivitas Ngampar kami anjutkan. Beberapa permasalahan kembali dilempar ke Forum oleh pemikir-pemikir muda anti system kufur. Suasana kembali menunjukkan kondisi normal dengan temperatur stabil. Ketika diskusi terus berlari, kami kedatangan tamu, yaa! tamu yang tidak lain dan tidak bukan merupakan rekan bisnis dari salah satu revolters kami (PM Trisula). Beliau adalah Trainer PT Bogasaxx dari Jakarta. Berkunjung ke Kaltim karena mendapatkan tugas untuk mengisi Training di beberapa Kota Besar di Kaltim. Kami pun saling tegur sapa dan berkenalan dengan beliau. Namanya Bang Fadillah, orang yang paling tua usianya diantara kami. Usut punya usut, asal punya usul, ternyata Bang Fadillah Banyak tau tentang ilmu Tarekat dan termasuk salah seorang ahli di dalam kajian ilmu tersebut. Kajian pun kembali berkualitas. Banyak materi-materi baru yang kami dapatkan dari tamu kami, baik itu ilmu tentang perbandingan Agama, Kaidah Ushul, Kaidah Syababiyyah versi Ilmu Tarekat, de el el. Ashoy!
Tak terasa waktu terus mengalir begitu cepat dan derasnya. Waktu telah menunjukkan Pukul 23.20 WITA, Bang Fadillah Izin Pamit angkat kaki duluan, karena ada agenda yang harus diselesaikannya. Akhirnya beliau kami persilakan pamit, dan kami lepas perpisahan dengan jabat tangan erat sebagai bentuk awal persahabatan kami yang bersinar terang dengan beliau. Secercah harapan kami berikan kepada beliau, agar bisa bergabung bersama kami memperjuangkan Tegaknya Syariah dan Khilafah.
Sebelum diskusi ditutup, kami merencanakan / membuat planning agar dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan ngampar bareng dengan pergerakan Contra culture. Dalam hal ini, yang menjadi titik sorot kami adalah komunitas Hardcore / Komunitas punker & kaum Skin Heads (Neo Nazi), serta Kolektif-kolektif Underground yang berkeliaran di sudut / pusat keramaian kota tepian Samarinda. Karena Akhir-akhir ini mereka sering diangkat di Media Cetak karena Ulah ‘unik’ mereka.
Adapun Format yang ditawarkan oleh kawan-kawan sangat beragam-pigam. Berdasarkan kesepakatan kami bersama, untuk format ngampar bareng Pergerakan Revolusioner Anti Penindasan, adalah sebagai berikut;
FORMAT RADICS
1. Waktu dan tempat berdasarkan kesepakatan bersama.
2. Durasi minimal 1 jam, maksimal 3 jam.
3. Peserta ngampar tidak terbatas.
4. Etc
SUSUNAN PERTEMUAN
1. Pembukaan (oleh Moderator)
2. Introductin (Perkenalan)
3. Dialogika Ringan (Diskusi Pengantar)
4. Penilaian Sudut Pandang Pemikiran
5. Penutup Ngampar (Termasuk Menyerahkan beberapa Minizine RnR #8 dan The Commando Zine #1)
6. Dokumentasi (Foto bareng plus Follow up)
7. Etc
Setelah kesepakatan telah didapat, acara ngampar kami tutup, dengan jabat tangan perjuangan dan peluk erat mesra tanda persahabatan ideologis antar-revolter. Terlihat sekali suasana yang sangat akrab dan penuh persaudaraan. Lagu Dinamis dan lirik tentang kepedulian sosial, dari Group Band Pengusung Musik Alternative [LINKIN PARK] berjudul “What I’ve Done”, melantun keras mengiringi kebersamaan kami, di tengah udara yang dingin namun penuh kehangatan Pemberontakan dan Perlawanan.
Semoga Editorial dari kami bisa menjadi salah satu sumber spirit, Inspirasi sekaligus pemantik revolusi bagi rekan-rekan Pemberontak Muslim Muda di negeri tertindas yang berani tampil tidak biasa, tetapi tetap pada koridor perjuangan suci nan mulia. Untukmu Kawan-kawan, kami selalu disini Untukmu. Salam Revolusi, Salam Pembebasan! [ ]
Atas Nama;
COLLECTIVE KALTIM
Liberation Youth Movement Kaltim, Liberation Youth Balikpapan, LY Tanjung Redeb, Commanders Society, Pasukan Kubur Hitam, HC Samarinda, Limov Community, Generasi Hitam Putih
REVOLTERS KAIMANTAN TIMUR
Satria Baja Hitam, MR Darman, Amuks Reef, PM Trisula, Insight MAN, Mac Check Cook, Jendas Perang, Virus Liberalisme, Alam Kematian, Saudin Sang Pembangkang, Streezwanto, 31 Under Sky, Pendekar Tahi Lalat, Jembatan Keledai, Bandwith Virtual, Arizona Key, Raksasa Guring, Radja Gadjoeng Julack Laraw, Pemburu Hantu, Adriannoor Fisip cs, Ismail Fuad by Designer LY Kaltim, Penjilat yang telah Musnah, Pengemis Peradaban, Panglima Lazuardi
Published by Commanders Studio
Email dan FS : revolters_kaltim@yahoo.com
Website http://www.lymovementkaltim.wordpress.com
Homepage http://www.liberationyouth.com
